(Foto Bersama setelah pembagian penghargaan)
LOMBOK – Semangat inovasi, kreativitas, dan kolaborasi generasi muda Indonesia terpancar dalam ajang Futuristics And Prestige Research, Technology, And Art (FAPERTA FAIR) 9 merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Mataram, yang dilaksanakan pada tanggal 9 – 11 Mei 2026 Mengusung tema “Langkah Generasi Muda Menuju Indonesia yang Lebih Berkembang”, kegiatan berskala nasional ini menjadi ruang bagi pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk menghadirkan gagasan inovatif melalui kompetisi Essay dan Business Plan.
Acara pembukaan berlangsung meriah di Auditorium Universitas Muhammadiyah Mataram. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. Ir. Asmawati, MP. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kompetisi yang mampu menjadi wadah pengembangan potensi generasi muda Indonesia. Turut memberikan sambutan, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Mataram, Syirril Ihromi, SP., MP., yang menyampaikan harapan agar FAPERTA FAIR dapat terus menjadi ajang lahirnya inovasi dan kolaborasi yang berdampak bagi masyarakat.
FAPERTA FAIR 9 ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa dan pelajar dari berbagai instansi pendidikan negeri maupun swasta yaitu 47 Instansi dari 15 Provinsi di Indonesia dengan total 149 finalis yang tergabung dalam 41 tim. Antusiasme peserta tercermin dari banyaknya karya yang masuk pada tahap seleksi awal yang kemudian ditetapkan sejumlah finalis untuk mempresentasikan hasil karyanya secara langsung di Lombok serta mengikuti seluruh rangkaian acara dari perlombaan hingga fieldtrip.
Selama tiga hari pelaksanaan, para finalis tidak hanya bersaing mempresentasikan karya terbaik mereka, tetapi juga membangun relasi, bertukar pengalaman, serta mengikuti rangkaian kegiatan edukatif dan wisata budaya di Lombok. Presentasi lomba kategori Essay dilaksanakan di Gedung Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Mataram, sementara rangkaian field trip membawa peserta mengunjungi sejumlah destinasi wisata terkenal seperti Gili Trawangan, Pantai Kuta Mandalika, Pantai Tanjung Aan, Bukit Merese, hingga pusat oleh-oleh khas Lombok.
(Foto Bersama saat Field Trip di Gili Terawangan)
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, pada kategori Essay yaitu JUARA 1 diraih oleh tim dari Universitas Diponegoro, dengan ketua Adelta Purnama Sari. JUARA 2 diraih oleh Martha Merlin Moruk sebagai ketua dari Universitas Pattimura. JUARA 3 diraih oleh ketua tim I Gede Putu Adi Wisnu Pramana dari Universitas Udayana. JUARA HARAPAN 1 diraih oleh tim dari IT DEL yang diketuai oleh Kalvin Pasaribu. JUARA HARAPAN 2 diraih oleh Jocelyn Nathania dari Institut Pertanian Bogor dan yang terakhir JUARA HARAPAN 3 diraih oleh tim dari Universitas Hasanuddin yang diketuai oleh Andi Naimah Al – Amin.
Sementara itu, pada kategori Bisnis Plan yaitu JUARA 1 dimenangkan oleh tim dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan ketua tim Havit Rivai. JUARA 2 dimenangkan oleh Baso Tenri Sau berasal dari Institut Teknologi Yogyakarta. JUARA 3 dimenangkan oleh tim dari SMAN 1 Gerung dengan ketua Ahmad Irfan. JUARA HARAPAN 1 dimenangkan oleh Nazwa Khalisa Putri sebagai ketua tim dari Universitas Pancasila. JUARA HARAPAN 2 dimenangkan oleh NM Sheva Nurweda Wahyudati Tangkas sebagai ketua berasal dari Universitas Udayana. Terakhir, JUARA HARAPAN 3 dimenangkan oleh tim dari Universitas Diponegoro dengan ketua Adelta Purnama Sari.
Tidak hanya penghargaan juara utama, FAPERTA FAIR 9 juga memberikan berbagai penghargaan bergengsi lainnya seperti Gold, Silver, dan Bronze Medal, Best Presentation, Best Paper, Best Poster, Favorite Poster, The Most Favorite Poster hingga Juara Umum. Bukan hanya itu, hadiah yang diberikan juga bervariasi, dari uang pembinaan, piala, medali, sertifikat, dan setifikat penghargaan. Penghargaan penghargaan tersebut diraih oleh: Best Presentation (Kategori Essay) dimenangkan oleh tim dari Politeknik Negeri Malang dengan ketua Muhamad Rizqy Nur Ibnu Fauzi. Best Presentation (Bisnis Plan) dimenangkan oleh tim dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan ketua Havit rifai. Best Paper (Kategori Essay) dimenangkan oleh tim dari Universitas Pattimura dengan ketua Martha Merlin Moruk. Best Paper (Bisnis Plan) dimenangkan oleh tim dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan ketua Havit rifai. Best Poster (Kategori Essay) dimenangkan oleh tim dari Politeknik Negeri Malang dengan ketua Deyang Puspita Sari. Best Poster (Bisnis Plan) dimenangkan oleh tim dari Universitas Diponegoro dengan ketua tim Adelta Purnama Sari. Favorite Paper (Kategori Essay) dimenangkan oleh tim dari Universitas Pembangunan Veteran Yogyakarta dengan ketua Evanio Eka Devaratama. Favorite Paper (Bisnis Plam) dimenangkan oleh tim UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan Ketua Dias Alfa Rizky. The Most Favorite Poster (Kategori Essay) dimenangkan oleh tim dari Institut Pertanian Bogor dengan ketua Jocelyn Nathania. The Most Favorite Poster (Bisnis Plan) dimenangkan oleh tim dari Institut Teknologi Del dengan ketua Tesalonika Abeby Quinn Saragih.
Favorite Poster setiap Subtema (Kategori Essay) dirahih oleh; Hukum dan Politik (Rajendra Arkhana Ramadhan – Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta), Kesehatan (Siti Salsabila Aljannah – Universitas Halu Oleo), Lingkungan (Fadhilah Rezky Marshanda – Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar), Pangan (Jocelyn Nathania – Institut Pertanian Bogor), Pariwisata dan Budaya (Amanda Nathalia Harti Marusaha Manullang – Universitas Diponegoro), Pendidikan (Fadhilah Rezky Marshanda – Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar), Pertanian (Brameldon Natan Mayaut – Universitas Udayana), Sosial Ekonomi (Dina Agustiana – Universitas Siliwangi), Teknologi (Anastasia Angela – Universitas Pendidikan Ganesha).
Favorite Poster setiap Subtema (Bisnis Plan) didapatkan oleh; Industri Kreatif (Baso Tenri Sau – Institut Teknologi Yogyakarta), Jasa (Adelta Purnama Sari – Universitas Diponegoro), Kesehatan (Tesalonika Abeby Quinn Saragih – Institut Teknologi Del), Kuliner (Nazwa Khalisa Putri – Universitas Pancasila), Lingkungan (Muhammad Nashwan Syauqi – UIN sunan Kalijaga Yogyakarta), Pariwisata (Ahmad Irfan – SMAN 1 Gerung), Teknologi (Muhammad Ishlaahul Amri – UIN SUNAN Kalijaga Yogyakarta). Juara Umum FAPERTA FAIR 9 diraih oleh Universitas Diponegoro sebagai instansi dengan jumlah total poin tertinggi.
Kemeriahan FAPERTA FAIR 9 tidak hanya terlihat dari kompetisi yang berlangsung, tetapi juga dari kebersamaan seluruh peserta, panitia, dan dewan juri yang menciptakan suasana hangat dan inspiratif sepanjang kegiatan. Sentosa Foundation bersama Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Mataram berharap FAPERTA FAIR dapat terus menjadi wadah pengembangan kapasitas intelektual, kreativitas, dan kepemimpinan generasi muda Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir lebih banyak inovasi dan gagasan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa di masa depan.
0Komentar