SuaraSasak.com, Lombok Utara – Ketua LSM Lombok Utara, Surak Agung Wira Maya Arnadi, menyatakan akan melaporkan dugaan penyimpangan dalam Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) DPRD Lombok Utara yang melakukan perjalanan dinas ke Bali. Menurutnya, praktik yang terjadi telah menjadi kebiasaan berulang sejak beberapa tahun terakhir dan mengakibatkan kerugian negara yang cukup besar.
“Saya akan melaporkan terkait perjalanan dinas DPRD Lombok Utara karena kita melihat terus dilakukan berulang-ulang dari tahun ke tahun menjadi kebiasaan. Awalnya hanya dua atau tiga anggota DPRD, sekarang hampir semua DPRD melakukan korupsi perjalanan dinas ke bali,” ujar maya dalam keterangannya.
Maya menjelaskan bahwa seharusnya perjalanan dinas tersebut berlangsung selama tiga malam empat hari, namun kenyataannya banyak anggota DPRD hanya menginap satu hingga dua malam saja. Hal ini menyebabkan kerugian negara karena biaya hotel yang sudah dibayarkan jauh lebih tinggi dari yang sebenarnya mereka gunakan.
“Dalam semalam, harga hotel DPRD di Bali mencapai jutaan rupiah, tapi mereka menginap di hotel dengan harga hanya dua ratusan ribu rupiah. Artinya, dari selisih harga hotel tersebut, dalam satu perjalanan mereka bisa untung jutaan rupiah, belum lagi dari biaya makan,” lanjutnya.
Lebih lanjut, maya mengungkapkan bahwa selama beberapa tahun terakhir ia mengikuti langsung perjalanan dinas DPRD ke Bali dan mengumpulkan bukti berupa foto, video, serta informasi mengenai harga hotel tempat anggota DPRD menginap.
“Saya mampir ke tempat mereka menginap dan mendapati semua hotel yang mereka tempati harganya hanya ratusan ribu rupiah per malam. Saya sudah mendatangi semua lokasi hotel tersebut dan memiliki bukti yang kuat,” tambah Maya.
Maya berharap agar DPRD Lombok Utara tidak lagi mengulangi tindakan yang merugikan negara tersebut. Ia juga menyatakan akan segera melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan KEJARI Mataram pada minggu depan.
“Saya akan laporkan hal ini ke Kejati atau Kejari Mataram minggu depan supaya ada tindakan tegas,” pungkasnya.

0Komentar