Lombok Utara — Wiramaya Arnadi, S.H., Ketua LSM Surak Agung Kabupaten Lombok Utara, menyatakan keprihatinannya karena kasus kerja sama PDAM dengan pihak TCN yang sempat heboh kini mulai meredup tanpa kejelasan. Padahal, kata Wiramaya, konflik itu sempat memancing kegaduhan luas termasuk pemanggilan semua pengawas PDAM ke kantor BKP Mataram.
“Saat ini kasus TCN redup, belum ada kabar. Padahal kemarin sempat ribut — semua pengawas PDAM dipanggil ke kantor BKP Mataram. Sekarang kita tidak mau mendengar lagi KPK mengatakan tidak ditemukan kerugian negara dalam kerja sama PDAM dan TCN,” ujar Wiramaya kepada media ini, Rabu (21/11/2025).
Wiramaya menegaskan bahwa sikap LSM-nya bukan menolak investasi, melainkan menuntut keterbukaan dan keadilan. Menurutnya, sejak masuknya TCN ke Lombok Utara, suasana daerah menjadi gaduh dan memunculkan banyak pertanyaan di masyarakat.
“Harapan saya ingin melihat siapa yang salah, siapa yang benar, karena selama TCN masuk, dari situ sudah mulai ribut — Lombok Utara dibuat tidak tenang. Saya ingin Lombok Utara ini tenang, investasi berjalan lancar. Kita tidak menolak investasi tapi harus menguntungkan kedua belah pihak,” tambahnya.
Dalam pernyataannya, Wiramaya juga meminta pihak-pihak terkait — termasuk pemerintah daerah, pengawas PDAM, investor, dan aparat penegak hukum — untuk membuka informasi secara transparan agar publik bisa mengetahui proses pemeriksaan dan hasil temuan secara jelas. Ia mengingatkan bahwa ketidakjelasan justru akan merusak iklim investasi sekaligus menimbulkan kecurigaan di kalangan warga.
Sementara itu, sebagian masyarakat lokal yang ditemui menyampaikan kebingungan atas perkembangan kasus ini. Beberapa warga berharap ada laporan publik yang rinci agar polemik tidak terus berulang dan kepercayaan publik terhadap PDAM serta investor dapat pulih.
Kasus kerja sama PDAM–TCN sempat ditangani dan memicu audit serta pemanggilan sejumlah pihak. Namun, menurut penuturan Wiramaya, pernyataan yang menyebut tidak ditemukannya kerugian negara oleh KPK belum cukup untuk menutup semua pertanyaan di tingkat lokal.
Wiramaya menegaskan siap mendorong dialog antara semua pihak dan mengawasi agar proses penyelesaian masalah dilakukan secara adil dan akuntabel. “Transparansi adalah kunci agar investasi membawa manfaat dan bukan sumber konflik,” tutupnya.

0Komentar