LOMBOK – Semangat untuk berkarya,
berinovasi, dan mengembangkan potensi diri terus menjadi bagian penting dalam
perjalanan generasi muda menuju masa depan yang lebih baik. Dalam upaya
mendukung semangat tersebut, Mandalika Essay Competition (MEC) 9 hadir
sebagai ajang kompetisi yang memberikan ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk
menuangkan ide, mengembangkan pemikiran kritis, serta menghadirkan gagasan
kreatif yang dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Kegiatan MEC 9
diselenggarakan pada 24–26 Oktober 2026 di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Pelaksanaan kompetisi ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk
menunjukkan kemampuan akademik, memperluas wawasan, serta mengembangkan potensi
melalui karya tulis ilmiah yang inovatif dan inspiratif.
Mengusung tema “Menginspirasi
Perubahan, Menciptakan Dampak: Peran Generasi Muda Dalam Membangun Peradapan
Masa Depan,” MEC 9 diharapkan mampu menjadi wadah bagi
lahirnya gagasan-gagasan baru yang relevan dengan berbagai tantangan di era
modern. Tema tersebut menekankan pentingnya peran generasi muda dalam
menciptakan perubahan melalui pemikiran kritis, kreativitas, serta keberanian
untuk menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah
masyarakat.
Selama tiga hari pelaksanaan, para
finalis tidak hanya berkompetisi untuk mempresentasikan ide dan karya bisnis
terbaik mereka, tetapi juga memperluas relasi, bertukar pengalaman, serta
mengikuti rangkaian kegiatan edukatif dan wisata budaya di Lombok. Melalui
lomba MEC 9, para peserta memperoleh kesempatan untuk mengembangkan
kreativitas, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta memperluas wawasan dalam
bidang yang dilombakan. Selain rangkaian kompetisi, kegiatan field trip
turut membawa peserta mengunjungi sejumlah destinasi wisata unggulan, seperti
Gili Trawangan, Pantai Kuta Mandalika, Bukit Merese, Sirkuit Mandalika hingga
pusat oleh-oleh khas Lombok, sehingga memberikan pengalaman berkesan yang
memadukan kompetisi, pembelajaran, dan pengenalan budaya lokal.
Sebagai bentuk apresiasi, MEC 9
memberikan sejumlah penghargaan, di antaranya Juara 1, Juara 2, Juara 3, Juara
Harapan 1, Juara Harapan 2, Juara Harapan 3, Best Presentation, Best Paper,
Best Poster, Favorite Presentation, Favorite Paper, Favorite Poster, The Most
Favorite Poster, serta Juara Umum. Para pemenang memperoleh penghargaan berupa
uang pembinaan, piala, medali, dan sertifikat.
Berdasarkan hasil
penilaian dewan juri (KATEGORI ESSAY PRESENTATION), Juara 1
diraih oleh tim dari Universitas Airlangga dengan
ketua tim Christian Fernando. Juara 2 diraih oleh tim dari Universitas
Mulawarman dengan ketua tim Maysa Annisa Setiawan. Sementara itu,
Juara 3 diraih oleh tim dari UPN Veteran Yogyakarta dengan ketua
tim Ganendra Zhafif Sutanto.
Untuk juara harapan (KATEGORI
ESSAY PRESENTATION), Juara Harapan 1 diraih oleh tim dari Universitas
International Semen Indonesia dengan ketua tim Adirangga Athala
Eryunanda. Juara Harapan 2 diraih oleh tim dari Universitas Brawijaya
dengan ketua tim Yosiana Fransiska Veria Sitanggang. Sementara itu, Juara
Harapan 3 diraih oleh tim dari Universitas Jember dengan ketua tim Hani
Rizki Maulida.
Berdasarkan hasil
penilaian dewan juri (KATEGORI POSTER PRESENTATION), Juara 1
diraih oleh tim dari Universitas Brawijaya dengan
ketua tim Sheisa Nadine Elizabeth Situngkir. Juara 2 diraih oleh
tim dari Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur dengan ketua tim Rasya
Azharinda Sardi. Sementara itu, Juara 3 diraih oleh tim dari STKIP
Agama Hindu Amlapura dengan ketua tim Ni Komang Sri Widiyantari.
Untuk juara harapan (KATEGORI
POSTER PRESENTATION), Juara Harapan 1 diraih oleh tim dari Universitas
Insan Cita Indonesia dengan ketua tim Muhammad Hasbi Assidiqi. Juara
Harapan 2 diraih oleh tim dari Universitas Jember dengan ketua tim Isna
Liwha Lidaya. Sementara itu, Juara Harapan 3 diraih oleh tim
dari Universitas Mulawarman dengan ketua tim Safira Nabilla Adzhani.
Selain juara utama,
sejumlah peserta juga meraih penghargaan khusus (KATEGORI ESSAY PRESENTATION)
Best Presentation diraih oleh tim dari Universitas Mulawarman dengan
ketua tim Maysa Annisa Setiawan. Best
Paper diraih oleh tim dari Sekolah Tinggi
Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Agama Hindu Amlapura dengan
ketua tim Ni Nyoman Sariani. Best
Poster diraih oleh tim dari Uin Maulana Malik
Ibrahim Malang dengan ketua tim Akmal
Naufal. Sementara itu, Favorite Paper diraih oleh tim dari UPN Veteran Yogyakarta dengan ketua tim Genendra Zhafif Sutanto, sedangkan The Most
Favorite Poster diraih oleh tim dari Universitas Pendidikan Ganesha dengan
ketua tim Sindy Claudia Yasanti.
Selain juara utama,
sejumlah peserta juga meraih penghargaan khusus (KATEGORI POSTER
PRESENTATION) Best Presentation diraih oleh tim dari Universitas
Jember dengan ketua tim Isna Liwha Lidaya.
Best Paper diraih oleh tim dari Universitas
Insan Cita Indonesia dengan ketua tim
Muhammad Hasbi Assidiqi. Best Poster diraih oleh tim dari Universitas Trunodjoyo Madura dengan ketua tim Ifan Maulana. Sementara itu, Favorite Paper
diraih oleh tim dari STKIP Agama Hindu Amlapura dengan
ketua tim Ni Komang Sri Widiyantari,
sedangkan The Most Favorite Poster diraih oleh tim dari Universitas Mulawarman
dengan ketua tim Muhammad Thio Perdian.
Penghargaan Favorite
Poster (KATEGORI ESSAY PRESENTATION) juga diberikan kepada peserta
dari berbagai subtema, yaitu: Favorite Poster setiap Subtema dirahih
oleh; Hukum & Politik (Intan Purnama Purba – Universitas Brawijaya),
Kesehatan (Christian Fernando – Universitas Airlangga) Lingkungan (Maysa
Annisa Setiawan – Universitas Mulawarman), Pangan (Yosiana Fransiska V.
S – Universitas Brawijaya), Pariwisata dan Budaya (Yosiana Fransiska
Veria Sitanggang – Universitas Brawijaya), Pertanian (Rohimatul Fitri – Universitas
Bumigora), Teknologi (Sindy Claudia Yasanti – Universitas Pendidikan
Genesha). Pendidikan (Tri Febrianti – SMA Negeri 3 Sumbawa Besar) dan Sosial
& Ekonomi (Aprilia Ansila Subani – Universitas Timor).
Penghargaan Favorite
Poster (KATEGORI POSTER PRESENTATION) juga diberikan kepada peserta
dari berbagai subtema, yaitu: Favorite Poster setiap Subtema dirahih
oleh; Hukum & Politik (Jonathan Timothy Oloan Panjaitan – Universitas
Udayana), Kesehatan (Nuha Tsuraya Mardliyah – Universitas Aisyiyah
Yogyakarta) Lingkungan (Salwa Nabilah Assidiq – Universitas Negeri
Makassar), Pangan (Poppy Aureliana Riadita – Universitas Muhammadiyah
Surakarta), Pariwisata dan Budaya (Rasya Azharinda Sardy – Universitas
Muhammadiyah Kalimantan Timur), Pertanian (Muhammad Arzakul Imam – Universitas
Diponegoro), Teknologi Muhammad Thio Perdian – Universitas Mulawarman). Pendidikan
(I Made Praba Puna Suji – Universitas Pendidikan Ganesha) Sosial &
Ekonomi (Ifan Maulana – Universitas Trunodjoyo Madura).
Sementara itu, Juara Umum Mandalika
Essay Competition (MEC) 9 diraih oleh Universitas Brawijaya sebagai
instansi dengan jumlah total poin tertinggi.
Melalui penyelenggaraan Mandalika
Essay Competition 9, diharapkan para peserta terus mengembangkan
kreativitas, melahirkan ide-ide inovatif, dan berani mewujudkan gagasan menjadi
peluang yang bermanfaat. Kompetisi ini bukan sekadar ajang meraih penghargaan,
tetapi juga menjadi langkah untuk membangun pengalaman, meningkatkan kemampuan,
dan menginspirasi lahirnya karya-karya terbaik bagi masa depan.
0Komentar